Sambungan dari Sistem Operasi | Tujuan dan Fungsi – 1

2. Sistem Operasi Sebagai Manajer Sumher Daya

Sebuah komputer adalah sekumpulan sumber daya untuk pemindahan, penyimpanan, dan pengolahan data dan untuk mengontrol fungsi-fungsi ini. Sistem operasi bertanggung jawab atas pengaturan sumber daya ini.

Dapatkah kita mengatakan bahwa sistem operasilah yang mengontrol pemindahan, penyimpanan, dan pengolahan data? Dari satu sudut pandang, jawabannya adalah ya; dengan pengaturan sumber daya komputer, sistem operasi berada dalam pengendalian fungsi-fungsi dasar komputer. Umumnya, kita akan berpikir bahwa mekanisme kontrol sebagai sesuatu yang bersifat eksternal terhadap apa yang dikontrolnya atau, paling tidak, sebagai bagian yang berbeda dan terpisah dari apa yang dikontrolnya. (Misalnya, sistem pemanas udara Untuk rumah dikontrol oleh sebuah termostat, yang sepenuhnya berbeda dengan peralatan penghasil dan penyebar panas). Hal tersebut bukanlah merupakan hal yang serupa dengan sistem operasi, yang merupakan mekanisme kontrol yang tidak umum dalam dua hal :

  • Sistem operasi berfungsi sama seperti halnya software komputer biasa; dengan kata lain, sistem operasi merupakan program yang dieksekusi oleh CPU.
  • Sering kali sistem operasi mengeluarkan kontrol dan harus bergantung pada CPU untuk memungkinkannya mendapatkan kontrol tersebut.

Pada kenyataannya, sistem operasi tidak lebih dari sebuah program komputer. Seperti program komputer lainnya, sistem operasi memiliki instruksi-instruksi untuk CPU. Perbedaannya hanya terletak pada maksud programnya saja. Sistem operasi mengarahkan CPU dalam menggunakan sumber daya sistem lainnya dan dalam pewaktuan eksekusi program lainnya. Namun agar CPU melaksanakan salah satu tugas tersebut, maka CPU harus menghentikan pengeksekusian program sistem operasi dan mengeksekusi program lainnya. Jadi, sistem operasi mengeluarkan kontrol untuk prosesor agar melakukan tugas yang “bermanfaat” dan kemudian menghentikan kontrolnya untuk memberikan waktu bagi CPU untuk melakukan bagian pekerjaan selanjutnya.

Gambar di bawah ini menjelaskan sumber daya penting yang diatur oleh sistem operasi. Sebagian sistem operasi berada di dalam memori utama. Bagian ini meliputi nucleus, yang berisi fungsi-fungsi yang paling sering digunakan di dalam sistem operasi dan pada waktu tertentu bagian-bagian lainnya sistem operasi sedang digunakan. Bagian lain memori utama berisi program-program lainnya dan data. Alokasi sumber daya ini (memori utama) dikontrol sistem operasi bersama memory-management hardware di dalam CPU, seperti yang akan kita lihat di pembahasan berikutnya. Sistem operasi akan menentukan saat perangkat I/O bisa digunakan oleh sebuah program sedang mengeksekusi dan akses kontrol ke file dan menggunakan file.