Dari berbagai Software Simulator Jaringan Komputer, Packet Tracer 5.0 termasuk yang sering digunakan. Pertama kali mencobanya saya tertarik dengan fasilitas yang diberikan apalagi didukung tampilan yang begitu menarik. Begitu lengkapnya fasilitas pada software ini membuat kita akan sangat mudah merancang jaringan dengan berbagai type.

Packet Tracer 5.0 merupakan Software Simulator Jaringan yang dikembangkan oleh Cisco. Cisco Packet Tracer adalah sebuah Program Simulasi Jaringan yang sangat memungkinkan seseorang untuk bereksperimen dengan perilaku jaringan dan ingin mengetahui bagaimana sebuah jaringan komputer bekerja. Sebagai bagian integral dari pengalaman belajar komprehensif dari Cisco Networking Academy, Paket Tracer memberikan simulasi, visualisasi, authoring, penilaian, dan kemampuan kolaborasi dan memfasilitasi cara mengajar dan belajar dari konsep teknologi yang kompleks.

Packet Tracer merupakan pelengkap peralatan fisik jaringan yang memungkinkan user membuat jaringan tanpa adanya perangkat nyata Cisco Device sehingga mendorong kegiatan praktik, penemuan, dan pemecahan masalah. Lingkungan belajar berbasis simulasi membantu user mengembangkan keterampilan seperti pengambilan keputusan, berpikir kreatif dan kritis, dan pemecahan masalah. Packet Tracer sudah selayaknya melengkapi kurikulum sehingga memungkinkan instruktur untuk mengajar dan menunjukkan dengan mudah konsep teknis yang rumit dan desain sistem jaringan.

Packet Tracer memungkinkan user melakukan simulasi seolah-olah topology tersebut sudah diimplementasikan secara nyata dengan Cisco Device. User juga dapat melihat apakah konfigurasi yang dilakukan pada Switch, Router, Wireless ataupun PC benar adanya atau tidak. Packet Tracer tidak memuat semua device network secara keseluruhan, tool ini hanya di mungkinkan untuk topology jaringan berskala kecil dan menengah.

Download Packet Tracer 5.0

Download Tutorial Packet Tracer

Dengan adanya software ini, diharapkan para user dapat mendesain suatu topologi jaringan tanpa harus membeli perangkatnya secara langsung yang notabene harganya mahal sehingga sangat sesuai digunakan untuk mengantisipasi belum tersedianya perangkat nyata dari Cisco Device.