Pada awalnya, penerapan penguat kelas A lebih ditekankan pada hasil keluaran yang mempunyai bentuk yang sama yang diperbesar dibandingkan dengan tegangan sinyal masuk atau gelombang arus, dan khasnya digunakan dalam SSB dan pemancar multimode, dimana reproduksi yang akurat dari selubung dan fase dari sinyal diperlukan.

Rangkaian penguat daya kelas A dengan emiter yang dibumikan serupa dengan penguat sinyal lemah analog. Dalam penggunaan penguat daya (PA), resistansi beban biasanya cukup rendah untuk dapat mengabaikan resistansi cabang dan reaktansi alat. Titik kerja Q yakni ICQ dipilih agar transistor berada dalam daerah aktif sehingga setara dengan sumber arus. Dalam penerapan kelas A sebagai penguat daya RF kadang kala dijumpai pemasangan rangkaian tala paralel atau filter. Sebenarnya hal tersebut tudak terlalu penting namun karena tidak ada alat yang sempurna linear, maka rangkaian tala paralel tersebut sering dimasukkan untuk mencegah arus-arus harmonisa mencapai beban.

Pada contoh rangkaian penguat daya RF kelas A di atas, operasi arus sumber dari alat dapat dijaga hanya kalau vC positif, sehingga perlu untuk membatasi tegangan keluaran Vom ke suatu harga kurang dari VCC2. (Kenyataannya, harga Vom maksimum harus sedikit kurang dari VCC sebagai akibat pengaruh kejenuhan transistor). Karena arus kolektor juga harus positif, Idc = ICQ biasanya disamakan dengan, atau sedikit lebih besar daripada arus keluaran puncak Iom = Vom/R<VCC/R. Akibatnya, daya masukan sama dengan :

Pi  =  VCC.Idc = VCC2/R

daya keluaran sama dengan :

Po  = Vom2/2R < VCC2/2R

dan efisiensi sama dengan :

n  = Po/Pi = Vom2/2VCC2 < 1/2

Selanjutnya daya yang didesipasikan dalam transistor merupakan beda antara Pi dan Po. Hubungan antara daya dan efisiensi dengan tegangan keluaran ditunjukkan pada gambar di bawah ini :

Dengan demikian, pada saat penguat RF kelas A menyalurkan keluaran maksimumnya, tegangan dan arus kolektor sesaat puncak sama dengan vC, maks = 2 VCC dan iC,maks = 2.ICQ = 2VCC/R. Dengan demikian keluaran daya normal adalah :

Pmaks  = (Po,maks/vC,maks. iC,maks)  = (VCC2/2R)/(2 VCC)(2 VCC/R)  = 1/8

Penguat daya RF kelas A paling banyak digunakan sebagai penguat penggerak tingkat rendah. Dalam penggunaan ini, daya yang dikonsumsi oleh penguat kelas A relatif merupakan bagian kecil dari daya pemancar total. Penguat-penguat daya RF kelas A juga digunakan dalam frekuensi gelombang mikro di mana sulit untuk menggunakan kelas penguatan lain.