Beberapa waktu yang lalu, pada posting saya dengan judul Membuat USB Power Injector atau USB Power Injektor ada beberapa yang menanyakan tentang USB Power Injektor nya yang tidak dilengkapi dengan Sistem Automatic PSU sehingga pengguna harus menyalakan/menghidupkan rangkaian secara manual setelah Jack USB dipasang pada Soket USB CPU. Untuk itu berikut saya posting pengembangan dari USB Power Injector sebelumnya.

Pada rangkaian ini dilengkapi dengan Automatic PSU Controller sehingga Device (Wi-fi/Modem) akan otomatis menyala begitu Jack USB Power Injektor ditancapkan ke Soket USB CPU. Di sini saya buat 2 model rangkaian, yang pertama menggunakan MOSFET dan kedua menggunakan Transistor Bipolar biasa. Sengaja saya buat 2 rangkaian supaya bagi yang mengalami kesulitan memperoleh komponen MOSFET dapat membuat rangkaian alternatif dengan komponen Transistor Bipolar yang lebih mudah diperoleh di pasaran. Berikut Pengembangan Blok Diagram Rangkaian USB Power Injektor.

Rangkaian Automatic PSU Controller diletakkan di bawah sehingga Anda yang sudah membuat USB Power Injector versi sebelumnya tidak perlu merubah rangkaian Stabilisator di bagian atas. Selain itu dengan sistem seperti itu tidak perlu kabel tambahan ke atas tetapi cukup menggunakan kabel UTP yang sudah ada sebelumnya.

Rangkaian Automatic PSU Controller untuk USB Power Injektor versi MOSFET :

Rangkaian Automatic PSU Controller untuk USB Power Injektor untuk versi Transistor Bipolar :

Sedangkan untuk Komponen MOSFET dan Transistor beserta Simbol dan Susunan Kakinya dapat Anda lihat pada Data Sheet Komponennya. Susunan kaki komponen tersebut merupakan susunan baku dari Data Sheet-nya. Khusus untuk susunan kaki Transistor C1815, PN100, S8050 dan 2N3904 sebaiknya Anda cek ulang menggunakan AVO-meter karena  terkadang susunan kakinya tidak sesuai Data Sheet.

Data Sheet Komponen USB Injector

Dengan rangkaian tambahan tersebut Device (Wi-fi/Modem) akan menyala/hidup secara otomatis saat Jeck USB Power Injector ditancapkan ke soket USB CPU dan Device akan otomatis mati saat Jack dilepas sehingga Anda tidak perlu menghidupkan Device secara manual. Demikian mudah-mudahan Pengembangan dari USB Power Injector ini bermanfaat.