<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>oprek zone</title>
	<atom:link href="http://oprekzone.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oprekzone.com</link>
	<description>An Inspiration  from Someone Who Live in a Small Town</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Feb 2010 13:20:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>AT89C51/52/55 Programmer Circuit</title>
		<link>http://oprekzone.com/at89c515255-programmer-circuit/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/at89c515255-programmer-circuit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 06:53:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[circuit programmer]]></category>
		<category><![CDATA[mcs-51 family]]></category>
		<category><![CDATA[microcontroller system]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1151</guid>
		<description><![CDATA[AT89c51/52/55 Programmer Circuit. Be in fact network AT89c51/52/55 Programmer this I make around last 8 years ago. That moment I again strong in ideas with microcontroller specially family MCS-51 from Atmel. Because at moment I am difficulty look for PCB fiber&#8230; thus I perforced to make it use PCB ebonite single-layer. This network is the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>AT89c51/52/55 Programmer Circuit. </strong>Be in fact network AT89c51/52/55 Programmer this I make around last 8 years ago. That moment I again strong in ideas with microcontroller specially family MCS-51 from Atmel. Because at moment I am difficulty look for PCB fiber&#8230; thus I perforced to make it use PCB ebonite single-layer. This network is the result of masterpiece from <strong>W. Sirichote</strong> and <strong>Puiu</strong>. This circuit  consist of two microcontroller AT89c51. AT89C51 IC&#8217;s first function as depositor of mains program (programmer IC) then IC AT89C51/52/55 both is IC microcontroller to program.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1151"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya rangkaian AT89c51/52/55 Programmer ini sudah saya buat sekitar 8 tahun yang lalu. Saat itu saya memang lagi getol-getolnya bereksperimen dengan Mikrokontroller khususnya keluarga MCS-51 dari Atmel. Karena saat itu saya kesulitan mendapatkan PCB fiber dua sisi maka terpaksa saya gunakan PCB ebonit satu sisi. Rangkaian AT89c51 Programmer ini terdiri dari dua buah komponen utama yaitu IC AT89c51 yang berisi master program <strong>ez52.hex</strong> dan IC AT89c51/52/55 yang lain sebagai IC yang akan diprogram.</p>
<p style="text-align: justify;">To run this AT89c51 Programmer Circuit need Software EZ_Uploader_v3.0. Following a success network circuit and scheme I make that moment&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Easy_Downloader AT89c51 of  Kit :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1153" title="easyv21_kit" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2010/01/easyv21_kit.jpg" alt="" width="495" height="371" /></p>
<p style="text-align: justify;">The AT89c51/52/55 Programmer Circuit also program applicable to at89c52 and at89c55 and use COM1/COM2 as Port communications with CPU. IC microcontroller master before all have to be filled with master program <strong>ez52.hex</strong> then circuit is ready run use the program EZ_Uploader_v3.0&#8230;</p>
<p><strong>You have download for this project completely from this link :</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/8326884/schematic.rar.html">Easy_Downloader_V3.0 Schematic Diagram</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/8328955/ez52.rar.html">ez52.hex  for Master Program</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/8328954/ez31.rar.html">EZ_Uploader_V3.0  Software</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/8326969/layout.rar.html">Layout PCB for Easy_Downloader Circuit</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/8136830/pcbdesignerv1.5.4.rar.html">PCB Designer Free Software for Your PCB Design</a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ez Uploader V3.0 :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1154" title="ez3" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2010/01/ez3.gif" alt="" width="368" height="309" /></p>
<p>Demikian mudah-mudahan artikel ini bermanfaat&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/at89c515255-programmer-circuit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat PCB Praktis</title>
		<link>http://oprekzone.com/cara-membuat-pcb-praktis/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/cara-membuat-pcb-praktis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 08:29:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[design pcb]]></category>
		<category><![CDATA[menggambar pcb]]></category>
		<category><![CDATA[pcb designer]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan pcb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1129</guid>
		<description><![CDATA[Cara Membuat PCB Praktis. Beberapa waktu yang lalu ada seorang rekan yang menanyakan tentang bagaimana cara membuat PCB secara praktis. Pertanyaan tersebut mungkin berawal saat  rekan tersebut melihat PCB ukuran sekitar 15-cm x 22-cm untuk 80/40-m SSB Transceiver&#8230; suatu rangkaian yang cukup kompleks yang saya buat saat itu&#8230; Dari pertanyaan tersebut sehingga saya tulislah artikel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Cara Membuat PCB Praktis</strong>. Beberapa waktu yang lalu ada seorang rekan yang menanyakan tentang bagaimana cara membuat PCB secara praktis. Pertanyaan tersebut mungkin berawal saat  rekan tersebut melihat PCB ukuran sekitar 15-cm x 22-cm untuk 80/40-m SSB Transceiver&#8230; suatu rangkaian yang cukup kompleks yang saya buat saat itu&#8230; Dari pertanyaan tersebut sehingga saya tulislah artikel ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat juga bagi yang lain khususnya pengunjung blog ini&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1129"></span>Menurut sepengetahuan saya ada beberapa cara membuat PCB yaitu :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Teknik Fotoresist</strong>, pada proses ini dibutuhkan beberapa alat dan bahan  yaitu : Lampu UV, Larutan Positif-20 dan larutan NaOH&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Teknik Sablon</strong>, pada proses ini dibutuhkan bahan-bahan yang sama seperti pada teknik sablon biasa seperti kasa-screen, tiner sablon, cat dan lain-lain&#8230; tekniknyapun hampir sama dengan sablon biasa&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Cetak Langsung ke PCB</strong>, pada proses ini digunakan teknik khusus untuk menyalin layout ke PCB yaitu digunakan mesin printer khusus yang telah dimodifikasi&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Teknik Transfer Paper</strong>, teknik ini merupakan Cara Praktis Membuat PCB yang menurut saya paling murah dan mudah&#8230;</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dari ke-empat Cara Praktis Membuat PCB tersebut kita bisa memilih sesuai kebutuhan, mana yang lebih praktis dan ekonomis&#8230; Menurut saya pribadi, untuk membuat PCB yang sama dalam jumlah banyak lebih menguntungkan kalau digunakan Teknik Sablon karena murah dan cepat&#8230; Sedangkan untuk membuat PCB dalam jumlah sedikit&#8230; saya cenderung menggunakan Teknik Transfer Paper seperti yang biasa saya terapkan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Namun mungkin ada perbedaan secara mendasar yang saya gunakan dalam Teknik tersebut. Dalam teknik tersebut biasanya digunakan kertas khusus untuk menyalin gambar layout ke PCB&#8230; tetapi di sini saya menggunakan kertas HVS yang digunakan untuk Photo-Copy&#8230; berikut caranya :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Siapkan gambar jalur PCB yang Anda rencanakan&#8230; Utk membuatnya bisa gunakan Software PCB Designer yang bisa Anda <a href="http://www.ziddu.com/download/8136830/pcbdesignerv1.5.4.rar.html"><strong>Download Di Sini</strong></a></li>
<li style="text-align: justify;">Cetak layout PCB pada kertas Foto&#8230; cetak dengan printer tinta biasa&#8230; tujuan digunakannya kertas foto supaya<em><strong> </strong></em><strong>fill</strong><em><strong> </strong></em>dari jalur lebih padat&#8230; selain itu dengan mencetaknya pada kertas foto gambar bisa lebih awet&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Foto-Copy hasil cetakan tadi pada kertas HVS 70-gram&#8230; Usahakan hasil Foto-Copy bagus (tintanya padat)&#8230; di-tempat saya yang seperti itu per-lembarnya Rp.125,- dengan mesin Xerox&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Siapkan PCB polos&#8230; bersihkan lapisan tembaga dengan Tiner A sambil digosok-gosok dengan Busa Karpet yang biasa digunakan buat cuci piring&#8230; lalu keringkan&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Siapkan seterika listrik&#8230; atur pada suhu sedang&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Kemudian tempelkan gambar jalur hasil Foto-Copy pada PCB dengan posisi gambar menempel pada lapisan tembaga&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Lakukan proses seterika dengan merata sambil menekan&#8230; lakukan kira-kira sekitar 10 menit&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Diamkan PCB sampai dingin&#8230; setelah dingin rendam dalam air kira-kira 30 menit&#8230; proses ini paling lama dalam membuat PCB karena kita harus memastikan bahwa kertas benar-benar hancur dan mudah dikupas&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Kupas kertas dengan hati-hati&#8230; dan keringkan PCB&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">PCB siap dilarutkan&#8230;.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hasil Foto Copy :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1145" title="fotocopy" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2010/01/fotocopy.jpg" alt="" width="495" height="371" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Setelah diseterika, direndam dan dikupas (siap dilarutkan) :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-1147" title="dikupas" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2010/01/dikupas.jpg" alt="" width="495" height="388" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Setelah Pelarutan :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-1136" title="e_dilarut" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2010/01/e_dilarut1.jpg" alt="" width="495" height="371" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PCB PLL 100-MHz, Contoh Lain Hasil PCB :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1135" title="f_pll_100" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2010/01/f_pll_100.jpg" alt="" width="495" height="371" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah dilarutkan dengan FeCL3 segera bersihkan lapisan tinta dengan Tiner A&#8230; dan cuci dengan air serta gosok dengan sabun&#8230; Selanjutnya untuk melindungi jalur  tembaga supaya tidak korosi dapat digunakan lapisan Arpus&#8230; cara pembuatannya adalah&#8230; ambil 1 sendok makan Serbuk Arpus kemudian larutkan dengan 150-ml Tiner A. Aduk hingga Arpus benar-benar larut&#8230; kemudian oleskan larutan tersebut pada lapisan tembaga PCB dan biarkan hingga betul-betul kering&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Begitulah Cara Praktis Membuat PCB yang sering saya terapkan untuk berbagai jenis rangkaian elektronik baik itu analog maupun digital mulai frekuensi rendah sampai frekuensi tinggi&#8230;  HF/VHF&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian mudah-mudahan bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/cara-membuat-pcb-praktis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Booster Pemancar FM 144-MHz 10 Watt</title>
		<link>http://oprekzone.com/booster-pemancar-fm-144-mhz-10-watt/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/booster-pemancar-fm-144-mhz-10-watt/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 02:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[booster FM]]></category>
		<category><![CDATA[booster ht]]></category>
		<category><![CDATA[penguat rf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1110</guid>
		<description><![CDATA[Booster Pemancar FM  144-MHz 10 Watt. Mungkin artikel ini tidak terlalu istimewa&#8230; namun saya berharap mudah-mudahan dapat dijadikan referensi bagi Anda&#8230; khususnya Hobys Radio Frequency&#8230; Beberapa waktu yang lalu saya dapat pesanan membuat 2 buah (satu set) Booster Pemancar FM untuk Transceiver 2 Meter Band. Hal tersebut berawal dari masalah komunikasi 2 lokasi yang berjarak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Booster Pemancar FM  144-MHz 10 Watt.</strong> Mungkin artikel ini tidak terlalu istimewa&#8230; namun saya berharap mudah-mudahan dapat dijadikan referensi bagi Anda&#8230; khususnya Hobys Radio Frequency&#8230; Beberapa waktu yang lalu saya dapat pesanan membuat 2 buah (satu set) Booster Pemancar FM untuk Transceiver 2 Meter Band. Hal tersebut berawal dari masalah komunikasi 2 lokasi yang berjarak sekitar 6-km dengan daya output transceiver yang hanya sekitar 1,5-watt dan lokasi yang serba sulit. Maklum posisi di pusat kota menyebabkan komunikasi dengan gelombang berpropagasi <em>line of sight</em> ternyata banyak menemui kendala karena halangan berupa gedung-gedung tinggi&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1110"></span>Dengan beberapa pertimbangan&#8230;. akhirnya saya diminta membuatkan booster untuk transceiver tersebut. Dari survei yang saya lakukan rasanya dengan booster Pemancar FM 144-MHz daya 10-watt sudah mencukupi. Berikut ini spesifikasi dari Booster Pemancar FM 144-MHz 10-Watt yang saya buat saat itu :</p>
<ul>
<li>9-cm x 10-cm Single Layer &#8211; Ebonit PCB</li>
<li>Class-C   Circuit Operated</li>
<li>Auto-ON Circuit with 1-Watt minimal signal input</li>
<li>+12-VDC &#8211; 2-Amp Power Supply</li>
<li>10-Watt Flat Power Output in 140,0 &#8211; 149,0 MHz Frequency Range</li>
<li>2SC1971 Bipolar Transsistor Power RF</li>
<li>Input &#8211; Output Lay Out Induktor in PCB</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini Dokumentasi dari Booster Pemancar FM 144-MHz 10-Watt yang saya buat saat itu :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1118" title="boos-10w-atas" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/12/boos-10w-atas1.jpg" alt="" width="240" height="160" /></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-full wp-image-1119 alignnone" title="boos-10w-depan" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/12/boos-10w-depan2.jpg" alt="" width="240" height="160" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kendala yang muncul saat proses pembuatan adalah sulitnya mendapatkan Transistor Penguat Daya RF-VHF 2SC1971&#8230; perlu waktu beberapa  lama untuk mendapatkannya&#8230; dan itupun dengan harga yang fantastis&#8230; hampir menyentuh Rp.150.000,-&#8230; belum lagi ongkos <strong>wara-wiri</strong>-nya&#8230; he..he..he&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun meski harus mengalami kesulitan mendapatkan Transistor Penguat Daya RF-VHF 2SC1971 akhirnya jadi juga 2 buah booster tersebut. Dari hasil pengujian didapatkan daya output maksimal 10-watt pada frekuensi  144,00-MHz   s/d  149,99-MHz dengan SWR 1 : 1 beban Dummy Load&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Saat dilakukan uji lapangan diperoleh hasil yang cukup memuaskan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>penerimaan signal 60 dB pada SQL tertutup 100%&#8230;</li>
<li>diperoleh daya output maksimal 10-watt pada SWR 1 : 1 beban antena Telext dan Ringgo&#8230;</li>
<li>suhu pendingin normal&#8230;</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Mudah-mudahan saja Booster Pemancar FM 144-MHz 10-Watt tersebut dapat dioperasikan dengan baik dan tahan lama&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian mudah-mudahan artikel ini bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/booster-pemancar-fm-144-mhz-10-watt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CD Linux Ubuntu 9.04 Gratis</title>
		<link>http://oprekzone.com/cd-linux-ubuntu-904-gratis/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/cd-linux-ubuntu-904-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 09:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[cd linux]]></category>
		<category><![CDATA[linux ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu 9.04]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1096</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya coba request CD Linux Ubuntu 9.04 melalui E-mail pada salah satu pengembang (Distro) Linux Ubuntu Netherlands. Memang saat itu saya lagi demam Linux&#8230; Maklum selain karena tuntutan profesi yang mengharuskan saya mempelajari lebih lanjut tentang Operating System Linux khususnya Ubuntu, juga ternyata tidak mudah untuk mendapatkan CD Linux yang Orisinil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu yang lalu saya coba request CD Linux Ubuntu 9.04 melalui E-mail pada salah satu pengembang (Distro) Linux Ubuntu Netherlands. Memang saat itu saya lagi demam Linux&#8230; Maklum selain karena tuntutan profesi yang mengharuskan saya mempelajari lebih lanjut tentang Operating System Linux khususnya Ubuntu, juga ternyata tidak mudah untuk mendapatkan CD Linux yang Orisinil (maksudnya yang masih OK) dan lancar diinstall&#8230; khususnya di tempat saya domisili&#8230; di sebuah kota kecil pelosok Jawa Timur ini&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1096"></span>Jadi mau tidak mau saya coba request CD Linux Ubuntu 9.04 tersebut langsung ke Produsennya sebanyak 5 Keping&#8230; Itung-itung siapa tahu dikabulkan&#8230; kan lumayan bisa dapat CD Linux Ubuntu 9.04 Gratis dan Orisinil&#8230; Sebenarnya bisa saja Download tapi rasanya kok Gimana gitu&#8230; (bilang saja gak punya koneksi internet yg layak dan malas ke warnet&#8230;) he..he..he&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya dengan sedikit usaha dan banyak berdo&#8217;a&#8230; sekitar 5 minggu&#8230; CD Linux Ubuntu 9.04 yang ditunggu-tunggu datang juga&#8230; Saat itu pak POS sempat heran karena alamat pengirimnya dari Netherlands dengan kiriman barang bungkusan kecil warna putih&#8230; Setelah bayar biaya POS Rp.7.500,- bungkusan langsung saya buka dan <em><strong>Jrengg&#8230;..</strong></em> 5 Keping CD Linux Ubuntu 9.04 yang masih kinyis-kinyis dengan 5 Stikcker Ubuntu ada dihadapan saya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1097" title="Linuxcd" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/11/Linuxcd.JPG" alt="Linuxcd" width="495" height="317" /></p>
<p style="text-align: justify;">Wah ternyata Linux benar-benar tidak hanya open source saja&#8230; tetapi lebih dari itu ternyata juga mau berbagi CD System Operating-nya secara cuma-cuma&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Tank&#8217;s buat Pengembang Linux Ubuntu 9.04&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya dari 5 keping CD Linux Ubuntu 9.04 tersebut&#8230; yang 2 keping akan saya bagikan kepada Pengunjung Blog ini&#8230; Gratis&#8230; tis&#8230; cukup ganti biaya ongkos kirim doang&#8230; he&#8230;he&#8230;he&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Nah&#8230; bagi Pengunjung Blog silahkan Buruan isi kolom komentar&#8230; Siapa cepat dia dapat&#8230; karena hanya akan saya ambil 15 komentator pertama&#8230; terus saya undi&#8230; wah kok kayak arisan saja&#8230; he..he..he&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian mudah-mudahan ada yang berminat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/cd-linux-ubuntu-904-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bandwidth Internet dan Data Transfer Hosting</title>
		<link>http://oprekzone.com/bandwidth-internet-data-transfer-hosting/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/bandwidth-internet-data-transfer-hosting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 14:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[besar bandwidth]]></category>
		<category><![CDATA[data transfer]]></category>
		<category><![CDATA[kapasitas hosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1077</guid>
		<description><![CDATA[Bandwidth Limit Exceeded
The server is temporarily unable to service your request due to the site owner reaching his/her bandwidth limit. Please try again later.
Batas  Akses  Bandwidth Terlampaui

Server untuk sementara tidak dapat melayani permintaan Anda karena situs ini telah mencapai/melampaui Bandwidth Transfernya. Tolong mencoba lagi kemudian.
Kira-kira begitulah arti dari kalimat bahasa planet di atas&#8230; he..he..he&#8230;

Saya sempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Bandwidth Limit Exceeded</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>The server is temporarily unable to service your request due to the site owner</strong> <strong>reaching his/her bandwidth limit. Please try again later.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;"><strong>Batas  Akses  Bandwidth Terlampaui<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;"><strong>Server untuk sementara tidak dapat melayani permintaan Anda karena situs ini telah mencapai/melampaui Bandwidth Transfernya. Tolong mencoba lagi kemudian.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kira-kira begitulah arti dari kalimat bahasa planet di atas&#8230; he..he..he&#8230;</span></p>
<p><span id="more-1077"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya sempat terkenyut ketika membuka halaman  Web  oprekzone.com&#8230; karena yang muncul ternyata kalimat seperti itu&#8230; Saat itu pas tanggal 30 Oktober 2009 kira-kira pukul 09.00 pagi. Padahal lebih pagi sebelumnya sekitar jam 06.30 saya sempat cek dan masih bisa dibuka&#8230; Rupanya harus Upgrade Bandwidth Transfer Hosting ke 10-GB.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini saya menyewa Space Hosting Luar Negeri dengan kapasitas 100-MB dan Bandwidth Hosting atau sebutan yang sebenarnya adalah Data Transfer Hosting 5-GB perbulannya&#8230; ternyata akhirnya Bobol juga&#8230; Memang dalam dua bulan terakhir ini Transfer data yang terjadi pada  oprekzone.com mencapai hampir 5-GB&#8230; padahal jumlah pengunjung (incoming) belum tembus angka 400 dengan pageview masih sekitar 550 halaman perharinya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi diluar Topik tersebut.. saya akan mencoba mengulas apa dan bagaimana yang dimaksud dengan Bandwidth Internet dan Data Transfer Hosting&#8230; mudah-mudahan bisa bermanfaat&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bandwidth Internet<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bandwidth, kalau diartikan kira-kira adalah Lebar Bidang atau Lebar Pita. Bandwidth suatu koneksi internet berhubungan dengan kapasitas/volume data yang dapat ditransfer dalam satuan waktu tertentu. Biasanya dalam setiap detik. Semakin besar Bandwidth suatu koneksi Internet maka akan semakin besar kapasitas/volume data yang bisa di transfer setiap detiknya. Kapasitas/volume data ini dinyatakan dalam bit (satuan data biner) atau Bytes (kumpulan bit atau satuan data biner yang mewakili satu karakter). Dalam komunikasi digital termasuk internet, 1 Byte data terdiri dari 8 bit. Dalam sistem koneksi internet, Bandwidth sering disebut atau lebih dikenal dengan istilah <strong>Kecepatan Koneksi Internet&#8230;</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Sehingga Bandwidth dapat diibaratkan diameter selang air&#8230; semakin besar diameter selang air tersebut maka akan semakin besar kapasitas/volume air yang bisa dialirkan dalam setiap detiknya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sebagai contoh</strong>, sebuah koneksi memiliki Bandwidth Internet 512-kbps (kilo bit per second)&#8230; Artinya adalah dalam satu detik  Sistem Koneksi Internet tersebut mampu mentransfer data maksimal sampai 512-kb (kilo bits) atau 64-kB (kilo Bytes). Dalam dunia internet, Bandwidth merupakan suatu yang sangat penting dan hal pokok bagi kenyamanan pengguna internet. Hal tersebut karena besar kecilnya Bandwidth langsung berkaitan dengan Kecepatan Browsing, Kecepatan Membuka Halaman Web, Kecepatan Download atau Kecepatan Upload File&#8230;</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>Contoh Pertama :</strong> Untuk membuka sebuah halaman Web yang berkapasitas 120-kB, sebuah koneksi internet dengan Bandwidth  Internet 512-kbps atau 64-kBps membutuhkan waktu sekitar 120/64 = 1,875 detik. Namun dengan Bandwidth koneksi internet 128-kbps atau 16-kBps maka perlu waktu sekitar 120/16 = 7,5 detik&#8230; Sebuah perbedaan waktu yang  signifikan hanya untuk men-download atau membuka satu halaman Web&#8230;</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>Contoh Kedua :</strong> Untuk Download sebuah file dengan kapasitas 30-MB, atau 30.000-kB sebuah koneksi Internet dengan Bandwidth 1-Mbps atau 128-kBps membutuhkan waktu sekitar 30.000/128 = 234,375 detik atau sekitar 3,9 menit. Namun dengan Bandwidth koneksi Internet yang cuma 64-kbps atau 8-kBps&#8230;. akan membutuhkan waktu sekitar 30.000/8 = 3.750 detik atau sekitar 62,5 menit&#8230; atau lebih dari 1 jam&#8230;. Sebuah perbedaan waktu yang sangat jauh&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap perusahaan penyedia jasa layanan koneksi internet biasanya memasang harga yang berbeda-beda sesuai Bandwidth Internet yang ditawarkan. Semakin besar Bandwidth-nya maka harganya juga semakin mahal&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Space Hosting dan Data Transfer Hosting</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setiap perusahaan penyedia layanan persewaan Hosting biasanya memasang spesifikasi Hosting yang ditawarkan. Yang paling umum dan menjadi kriteria utama selain fitur-fitur layanan biasanya adalah Kapasitas Hosting atau <strong>Space Hosting</strong>. Setiap kita menyewa suatu Hosting berarti saat itu kita sedang menyewa ruang/space Harddisk pada Server perusahaan tersebut dengan kapasitas yang kita pilih. Kapasitas Hosting merupakan volume data maksimal yang dapat kita simpan pada suatu Hosting. Semakin besar kapasitas yang kita sewa maka harga sewanya semakin mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain Kapasitas atau Space Hosting ada yang dinamakan <strong>Data Transfer Hosting</strong>. Data Transfer Hosting merupakan kapasitas lalu-lintas data yang disediakan oleh perusahaan Hosting kepada pihak penyewa Hosting. Lalu-lintas data tersebut dapat berupa download maupun upload data pada Hosting tersebut. Jadi setiap ada pengunjung yang membuka suatu halaman Web maka saat itu juga akan memakai/memakan memori harddisk pada Server Hosting sebesar kapasitas halaman yang dibuka. Jadi apabila suatu halaman Web banyak dibuka oleh pengunjung maka semakin besar pula data transfer hosting-nya atau semakin besar pula memakai/memakan memori harddisk pada Server Hosting yang bersangkutan. Untuk itu sebuah Hosting dengan kapasitas tertentu akan memiliki harga sewa lebih mahal untuk Data Transfer Hosting yang lebih besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Lamanya sewa Hosting biasanya dalam Bulan atau Tahun,  mulai satu bulan sampai beberapa tahun. Pembayarannya-pun berbeda-beda&#8230; Ada yang setiap bulan dan ada pula yang per-tahun atau beberapa tahun sekaligus. Pembayaran setiap bulan kebanyakan diterapkan oleh Perusahaan Hosting Terkemuka dan yang menyewakan Hosting dalam Space Besar dan Data Transfer Hosting yang sangat besar yang kebanyakan didominasi oleh Perusahaan Hosting Luar Negeri&#8230;. Meskipun ada juga beberapa Perusahaan Hosting Dalam Negeri yang menerapkan sistem Pembayaran tersebut&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Besarnya Data Transfer Hosting dinyatakan dalam Bytes perbulan dan akan dilakukan <strong>RESET</strong> setiap akhir bulannya. Biasanya dimulai dari MB, GB, beberapa puluh GB bahkan ratusan GB&#8230; Kapasitas Data Transfer suatu Hosting sangat menentukan kemampuan Seberapa Banyak Suatu Web dapat dikunjungi atau dibuka halamannya dalam setiap Bulan&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>Sebagai contoh,</strong> Sebuah Web yang memiliki kapasitas rata-rata 100-kBytes perhalaman memiliki Data Transfer Hosting sebesar 2-GB. Apabila diasumsikan setiap pengunjung hanya membuka satu halaman Web saja, maka jumlah pengunjung maksimal dalam satu bulan adalah : 2-GB/100-kB = 20.000 pengunjung.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenyataannya setiap pengunjung tidak hanya membuka satu halaman Web saja, melainkan lebih banyak halaman, biasanya satu pengunjung rata-rata membuka 2 &#8211; 3 halaman dan ini menyebabkan pemakaian Data Transfer suatu Hosting membengkak&#8230; Sehingga sebuah Hosting dengan Data Transfer 2-GB perbulan bisa saja terlampaui  <strong>(limited exceeded) </strong>dengan hanya 5000  atau 7000 pengunjung perbulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Adakalanya perusahaan Hosting menawarkan <strong>Unlimited Space</strong> dan <strong>Unlimited Data Transfer Hosting</strong>. Sebenarnya hal tersebut tidak 100% unlimited. Meskipun pada awal sewanya Unlimited, biasanya pihak perusahaan Hosting tetap akan memberlakukan Limited Space dan Limited Data Transfer Hosting apabila Space dan Data Transfer pada Hosting Web yang bersangkutan melebihi kalkulasi biaya dari Space dan Data Transfer Hostingnya atau membebani kinerja (terjadi Over Load) pada Server&#8230; Karena untuk Hosting dengan Unlimited Space dan Data Transfer biasanya harga sewanya sudah cukup tinggi sehingga perusahaan Hosting sudah terlebih dahulu mengkalkulasi dengan Maksimal Space dan Maksimal Data Transfernya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian mudah-mudahan bermanfaat&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/bandwidth-internet-data-transfer-hosting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat PLL Pemancar FM Stereo + Booster FM 25 Watt</title>
		<link>http://oprekzone.com/membuat-pll-pemancar-fm-stereo-boster-25-watt/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/membuat-pll-pemancar-fm-stereo-boster-25-watt/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 16:07:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[booster FM]]></category>
		<category><![CDATA[FM Stereo]]></category>
		<category><![CDATA[pemancar FM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1050</guid>
		<description><![CDATA[Membuat PLL Pemancar FM Stereo + Booster FM 25 Watt.  Sebenarnya ini kegiatan lama yang berlangsung kira-kira 9  tahun yang lalu&#8230;. sekitar tahun 1999/2000, namun tidak ada salahnya kalau hal itu saya posting sekedar untuk berbagi/sharing sesama Hobies Elektronika Frekuensi tinggi&#8230;. Siapa tahu bisa dijadikan referensi dan bermanfaat juga bagi yang lain&#8230;  Saat itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Membuat PLL Pemancar FM Stereo + Booster FM 25 Watt. </strong> Sebenarnya ini kegiatan lama yang berlangsung kira-kira 9  tahun yang lalu&#8230;. sekitar tahun 1999/2000, namun tidak ada salahnya kalau hal itu saya posting sekedar untuk berbagi/sharing sesama Hobies Elektronika Frekuensi tinggi&#8230;. Siapa tahu bisa dijadikan referensi dan bermanfaat juga bagi yang lain&#8230;  Saat itu memang lagi Ngetrend Broadcasting FM Eksperimenter&#8230; Saat-saat dimana mulai akan bermunculan Stasiun-stasiun Pemancar FM Stereo Broadcast tanpa Ijin (kalaupun ijin paling-paling cuma ijin Lokal).. he..he..he&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1050"></span>Para Hobies Elektronika Radio Frekuensi khususnya VHF saat itu berusaha membuat Pemancar FM baik Mono maupun Stereo dengan segala keterbatasan komponen yang ada saat itu&#8230; Memang saat itu untuk mendapatkan komponen2 tertentu sangatlah sulit dan kalaupun ada harus dibayar dengan biaya cukup mahal baik dari harga komponen maupun cara mendapatkannya&#8230;. Waktu itu di tempat saya untuk mendapatkan komponen tertentu harus rela ke pasar Genteng Baru Surabaya yang berjarak sekitar 200 km dengan waktu tempuh sekitar 10  jam p-p&#8230;. wuihh&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya kegiatan Pembuatan PLL Pemancar FM Stereo + Boster 25 Watt tersebut saat itu tidak lebih sebagai sarana Promosi&#8230;.. Akhirnya dengan segala keterbatasan yang ada, mulai saya merancang Skema MPX, Osilator, PLL, Booster dan sebagainya&#8230;.  Berikut ini Spesifikasi Pemancar FM Stereo  + Boster 25 Watt yang saya buat saat itu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. MPX Stereo :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Menggunakan Sistem Sampling untuk membangkitkan 38 kHz &#8211; DSBSC</li>
<li>Digital MOSFET Osilator dengan kristal 456 kHz sebagai resonatornya dan beberapa pembagi MOSFET untuk mendapatkan frekuensi 76 kHz&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Low Noise op-amp menggunakan 4 buah op-amp yang dibangun menggunakan 2 buah IC MC1458</li>
<li style="text-align: justify;">3 tingkat 15 kHz pasif Low Pass Filter <strong>fixed</strong> 12 kHz frekuensi lancung&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">5 LED Bar Level Input Indikator&#8230;..</li>
<li style="text-align: justify;">Vcc +12 Volt DC</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>- 26 dB</strong> L &#8211; R  Separation&#8230;..</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Osilator + PLL + Buffer :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>87,5 MHz &#8211; 108,5 MHz Frekuensi Range</li>
<li>Osilator Pemancar FM menggunakan FET dengan 2 buah Varaktor MV2105</li>
<li>FET Buffer 1 nd Osilator</li>
<li style="text-align: justify;">PLL dengan TC9122P (Saat itu IC PLL yang ada memang baru IC tersebut yang bisa saya dapatkan)</li>
<li style="text-align: justify;">Display Frekuensi kerja PLL menggunakan IC TTL dan 4 Seven Segmen</li>
<li style="text-align: justify;">Very Fast Lock PLL&#8230; Hanya perlu waktu kurang dari 0,25 detik PLL untuk Lock saat pemancar dihidupkan&#8230;.</li>
<li style="text-align: justify;">Dilengkapi <strong>Time Delay PLL Lock  Circuit</strong>. Rangkaian ini berfungsi untuk menunda Buffer 1 Watt pada PLL untuk ON saat Pesawat/PLL baru dihidupkan&#8230; sehingga Boster 25 Watt Pemancar juga baru ON (mendapat sinyal input) setelah PLL <strong>Lock</strong>&#8230; selama PLL belum Lock maka Boster Pemancar FM Stereo 25 Watt tetap OFF&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">LED Lock Indikator</li>
<li style="text-align: justify;">4 buah DIP Switch untuk Setting Frekuensi Kerja PLL</li>
<li style="text-align: justify;">Vcc +12 Volt DC</li>
<li style="text-align: justify;">12 MHz Swing Setting Osilator&#8230; hanya perlu 2 Adjustment koker untuk bergeser dari frekuensi 88 MHz &#8211; 108 MHz</li>
<li style="text-align: justify;">1 Watt Power Output&#8230;. menggunakan C2538 dengan Low Pass Filter&#8230;.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Booster Pemancar FM 25 Watt :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>50 Ohm Output Impedance</li>
<li>Driver dengan C1971 dan Final dengan C1946A&#8230;</li>
<li>87,5 MHz &#8211; 108,5 MHz Frekuensi Range&#8230;</li>
<li>25 Watt Power Output, <em><strong> </strong></em><strong>Flat</strong>&#8230; Daya Output rata 25 Watt mulai 87,5 &#8211; 108,5 MHz&#8230;.</li>
<li>Vcc +13,8 Volt DC</li>
<li>0 Watt &#8211; 25 Watt Potensio Adjustment Power&#8230;. (daya output pemancar FM dapat diatur 0 Watt &#8211; 25 Watt dengan memutar power potensio di panel depan)</li>
<li>Type Phi &#8211; Output Low Pass Filter&#8230; dengan redaman harmonisa  yang sangat bagus&#8230; (menurut pendapat saya)&#8230; he..he..he&#8230;.</li>
<li>One Tune Trimer Capasitor&#8230; 5 &#8211; 100 pF&#8230;.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Power Suply, </strong>Ada 2 Power Suply :<strong><br />
</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Switching Power Suply Komputer Type Lama (Built-Up). Diambil +12 Volt untuk mensuplay PLL, MPX Stereo, Level Indikator dan Kipas Pendingin&#8230; Sementara +5 Volt untuk Rangkaian Digital Dispaly Frekuensi pada Seven Segmen</li>
<li style="text-align: justify;">+13,8 VDC &#8211; 10 Ampere Switching Regulator untuk mensuplay Boster 25 Watt&#8230;</li>
</ul>
<p><strong>5. Soft Start Circuit :</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Menggunakan Aktif Soft Start Circuit dengan Full-Contact Time Delay  1 detik&#8230;. Rangkaian ini untuk mengantisipasi Arus Sentak yang cukup besar saat pertama Pesawat dihidupkan&#8230;</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Berikut Rangkaian jadi dari Pesawat PLL Pemancar FM Stereo + Booster 25 Watt yang saya buat saat itu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Rangkaian Enkoder / MPX Stereo :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1051" title="CIMG2914" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/CIMG2914.JPG" alt="CIMG2914" width="495" height="330" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Rangkaian FET Osilator + PLL :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-1060" title="CIMG0032" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/CIMG00321.JPG" alt="CIMG0032" width="495" height="330" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PLL Lock Internal LED Indikator :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1053" title="CIMG0066" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/CIMG0066.JPG" alt="CIMG0066" width="495" height="330" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>MPX Stereo + PLL Osilator + Booster 25 Watt :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1054" title="CIMG0087" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/CIMG0087.JPG" alt="CIMG0087" width="495" height="330" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Switching Regulator + Soft Start Circuit :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1055" title="CIMG0084" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/CIMG0084.JPG" alt="CIMG0084" width="495" height="330" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>102,3 MHz  PLL Test Display + LED  Lock Indikator :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1056" title="CIMG0064" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/CIMG0064.JPG" alt="CIMG0064" width="495" height="330" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pembuatan PLL Pemancar FM Stereo + Boster FM 25 Watt tersebut di atas memang masih perlu pengembangan&#8230; diantaranya adalah penambahan SWR Protektor pada bagian akhir setelah RF Power Amplifier c1946A dan Low Pass Filter&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Dari hasil uji ketahanan, Pesawat PLL Pemancar FM Stereo + Booster  FM 25 Watt tersebut sudah saya uji ON-Air selama lebih dari 10 x 24 jam Non-Stop dengan Power Maksimal pada 25 Watt beban Antena dengan SWR 1 : 1,05 dengan hasil cukup memuaskan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Suhu Pendingin Boster Stabil&#8230;.</li>
<li>Suhu Switching Regulator Stabil&#8230;.</li>
<li>Kualitas Audio Stabil&#8230;.</li>
<li>Daya Output Stabil pada 25 Watt&#8230;.</li>
<li>MPX L &#8211; R Separation stabil&#8230;.</li>
<li>Osilator + PLL Stabil&#8230;. tanpa Adjustment ulang Koker&#8230;.</li>
<li>Frekuensi Stabil&#8230;.</li>
<li>RF Output Low Pass Filter Filter Stabil&#8230;.</li>
<li>SWR Stabil pada 1 : 1,05&#8230;.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Selain itu penambahan Daya Output perlu dilakukan mengingat 25 Watt belumlah cukup. Saat  itu (tahun 2000) memang sudah memenuhi syarat untuk Broadcasting,&#8230;.  namun untuk saat ini paling tidak 200 Watt (2 x SC2694) mungkin baru bisa bersaing dengan stasiun-stasiun Broadcasting Lokal&#8230; paling tidak untuk  Radio Komunitas&#8230;. he..he..he&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai saat ini, meskipun sudah 9 tahunan&#8230; dan sudah tidak ON-AIR lagi,&#8230;. Pesawat PLL Pemancar FM Stereo + Booster FM 25 Watt tersebut masih Oke dan masih dapat dioperasikan&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian mudah-mudahan artikel ini bermanfaat&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/membuat-pll-pemancar-fm-stereo-boster-25-watt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>74</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Pemancar FM Stereo</title>
		<link>http://oprekzone.com/sistem-pemancar-fm-stereo/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/sistem-pemancar-fm-stereo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 15:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[FM Stereo]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pemancar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=1023</guid>
		<description><![CDATA[Sistem Pemancar FM Stereo. Dalam produksi suara stereofonik, suara dihasilkan oleh dua mikrofon yang berlainan dan direkam pada dua set sistem perekam suara. Sistem ini memerlukan dua saluran perekam audio terpisah. Dua sistem saluran yang berbeda ini disebut saluran kiri (L) dan saluran kanan (R). Sekitar pertengahan 1950-an, ada gerakan untuk memperluas teknik ini untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Sistem Pemancar FM Stereo</strong>. Dalam produksi suara stereofonik, suara dihasilkan oleh dua mikrofon yang berlainan dan direkam pada dua set sistem perekam suara. Sistem ini memerlukan dua saluran perekam audio terpisah. Dua sistem saluran yang berbeda ini disebut saluran kiri <em>(L) </em>dan saluran kanan<em> (R).</em> Sekitar pertengahan 1950-an, ada gerakan untuk memperluas teknik ini untuk siaran FM. Beberapa stasiun yang memegang izin rangkap siaran AM dan FM melakukan percobaan dengan siaran satu saluran pada pemancar AM dan saluran yang lain pada pemancar FM&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1023"></span>Hal tersebut jelas bahwa pendekatan ini tidak memuaskan. Kemudian teknik tersebut segera diganti dengan teknik siaran sekarang yang memancarkan dua saluran sekaligus pada satu pemancar FM. Spektrum lengkap gelombang pemodulasi pada pemancar FM seperti gambar di bawah ini :</p>
<p style="text-align: justify;"><img title="SpektrumFM" src="../wp-content/uploads/2009/10/SpektrumFM1.JPG" alt="SpektrumFM" width="490" height="200" /></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam siaran FM stereo, sinyal <em>L</em> dan <em>R</em> tidak dipancarkan sendiri-sendiri. Mereka dipancarkan tergabung membentuk saluran jumlah (<em>L + R</em>) dan saluran selisih (<em>L &#8211; R</em>). Saluran jumlah dipancarkan langsung. Sedangkan saluran selisih memodulasi sub-pembawa 38-kHz, yang menghasilkan suatu sinyal DSB-SC (<em>Double Side Band Suppressed Carrier</em>). Pembawa 38-kHz ditindas agar jalur samping LSB (<em>Lower Side Band</em>) 38 &#8211; 23 kHz dan USB (<em>Uper Side Band</em>) 38 &#8211; 53 kHz lebih berperan dalam deviasi pemancar. Suatu fase sinyal &#8220;pilot&#8221; atau sinyal pandu 19-kHz yang koheren (sefasa) dengan sub-pembawa 38-kHz dipancarkan untuk mensinkronkan osilator sub-pembawa dalam penerima dengan osilator sub-pembawa dalam pemancar. Bentuk gelombang gabungan tersebut memodulasi pemancar FM dengan cara yang lazimnya&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian spektrum yang diberi label SCA adalah pita Otorisasi Pembawa Langganan (<em>Subscription Carrier Authorization</em>) atau juga disebut sebagai (<em>Secondary/Subsidiary Communications Authorization</em>). Pita ini merupakan sub-pembawa tambahan yang digunakan untuk membawa saluran &#8220;tersembunyi&#8221; lainnya. Dapat digunakan untuk memancarkan musik latar-belakang oleh beberapa stasiun ke pelanggan. Pada dasarnya suatu pemancar FM Stereo dimodulasi oleh sinyal stereo seperti spektrum di atas, meskipun sekarang pada banyak pemancar FM stereo tidak dilengkapi  fasilitas SCA.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada waktu siaran stereo diperkenalkan, FCC mensyaratkan agar penerima mono yang ada mampu menerima siaran stereo ataupun mono tanpa modifikasi. Hal ini yang menyebabkan sinyal-sinyal <em>L + R</em> dan <em>L &#8211; R</em> dipancarkan bukan menurut <em>L</em> dan <em>R</em>. Sinyal <em>L + R</em> identik dengan yang dipancarkan oleh pemancar mono dan ini yang dideteksi dan diterima oleh semua penerima mono&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sinyal pilot dipancarkan sebagai pengganti sub-pembawa, karena 19-kHz jatuh ke dalam bagian yang kosong dari spektrum  sinyal pemodulasi gabungan. Seandainya pembawa 38-kHz dipancarkan, maka sinyal tersebut harus dipisahkan dari pita sisi <em>L &#8211; R</em>, yang hanya berbeda sekitar 30-Hz. Hal ini tentunya akan memerlukan penyaringan yang sangat sulit dan mahal. Sinyal pilot ini dihasilkan oleh pemancar dari sub-pembawa 38-kHz yang kemudian ditindas. Cara ini ternyata yang paling baik, karena sinyal 19-kHz ada di luar rentang frekuensi audio <em>L + R</em> (0 &#8211; 15 kHz) maupun rentang sub-pembawa 23 &#8211; 53 kHz. Hal tersebut menghasilkan cakap silang (interferensi) yang lebih kecil dan juga memudahkan dalam memulihkan sub-pembawa tanpa interferensi dari sinyal audio&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Rangkaian yang bisa mengkode gelombang pemodulasi seperti spektrum di atas adalah berupa Enkoder FM Stereo (<em>Multiplexer FM Stereo</em>) yang blok diagramnya seperti di bawah ini :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-1025" title="blogenkoder" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/10/blogenkoder.JPG" alt="blogenkoder" width="490" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Penggunaan Tapis Lolos Bawah (<em>Low Pass Filter</em>) untuk sinyal audio input mutlak diperlukan untuk membatasi supaya frekuensi audio input benar-benar tidak sampai 15-kHz&#8230;. Biasanya Tapis Lolos Bawah yang digunakan di-fixed pada sekitar 12 kHz untuk frekuensi lancung-nya&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Cukup banyak metode yang digunakan untuk pembangkitan sinyal sub-pembawa 38-kHz. Mulai metode balans modulator biasa sampai dengan yang menggunakan metode pencuplikan sinyal. Salah satu yang paling menentukan kualitas pemisahan sinyal audio <em>L </em>dan <em>R</em> adalah keselarasan fasa antara fasa sinyal DSBSC dari sub-pembawa 38-kHz dan fasa dari sinyal pilot 19-kHz. Selain itu kestabilan dari osilator 76-kHz sangat berpengaruh. Pada rangkaian Enkoder kualitas tinggi sering digunakan kristal kuarsa sebagai komponen osilator sehingga diperoleh kestabilan frekuensi yang sangat tinggi. Biasanya digunakan kristal kuarsa dengan frekuensi 4,864-MHz dengan beberapa  rangkaian pembagi sehingga didapatkan frekuensi 38-kHz dan 19-kHz&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">Keluaran dari MPX memiliki komposisi sinyal dengan frekuensi 0 &#8211; 15 kHz untuk <em>L + R</em>, 23 &#8211; 53 kHz dengan sub-pembawa 38-kHz DSBSC untuk <em>L &#8211; R </em>dan 19-kHz untuk sinyal pilot atau sinyal pandu. Ketiga komponen tersebut dimodulasikan ke pemancar FM melalui VCO. Mengingat cukup luasnya bidang frekuensi pemodulasi pada pemancar FM stereo maka respon frekuensi VCO terhadap frekuensi pemodulasi juga sangat menentukan kualitas dari hasil pancaran sinyal FM stereo. Khususnya pemisahan jalur antara <em>L</em> dan <em>R</em> sehingga diperoleh tingkat pemisahan yang tinggi yang biasanya dinyatakan dalam &#8211; dB&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/sistem-pemancar-fm-stereo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha Dapat Duit atau Uang dari Bisnis Internet</title>
		<link>http://oprekzone.com/cara-usaha-dapat-duit-uang-bisnis-internet/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/cara-usaha-dapat-duit-uang-bisnis-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 16:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat Duit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=977</guid>
		<description><![CDATA[Usaha Dapat Duit atau Uang dari Bisnis Internet. Malam ini saya sengaja membuka email dan mengaktifkan YM Status blog ini siapa tahu ada pengunjung yang ingin Chating melalui layanan YM Status yang saya pasang pada Sidebar. Begitu saya buka ternyata ada 1 email masuk di Inbox dan 2 email masuk ke Spam. Sengaja saya buka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Usaha Dapat Duit atau Uang dari Bisnis Internet. </strong>Malam ini saya sengaja membuka email dan mengaktifkan YM Status blog ini siapa tahu ada pengunjung yang ingin Chating melalui layanan YM Status yang saya pasang pada Sidebar. Begitu saya buka ternyata ada 1 email masuk di Inbox dan 2 email masuk ke Spam. Sengaja saya buka <strong>Spam</strong>-nya dulu dan ternyata isinya seperti biasa&#8230;. spam Dapat Duit atau Uang dari Bisnis Internet lewat Lotere.. he..he..he&#8230; dari Afrika lagi&#8230; Tanpa saya baca (soale memang bahasa Inggris)&#8230; he..he..he&#8230;. Langsung saja saya <strong>DELETE</strong>&#8230;.. <strong>TE</strong>&#8230; <strong>TE</strong>&#8230; <strong>TEEE</strong>&#8230; <strong>YAM</strong>&#8230; eh kok malah ngelantur&#8230;. maklum, sudah hampir jam 11 malam&#8230;. ngetik posting sambil ngantuk-ngantuk&#8230;&#8230;. he&#8230;he&#8230;he&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-977"></span>Selanjutnya pas saya buka 1 email di Inbox yang muncul ternyata  berita Dapat Duit atau Uang dari Bisnis Internet berupa &#8220;Transfer  Uang dari Kumpul Blogger&#8230;..&#8221; begini isinya :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-978" title="transfer1" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/09/transfer1.GIF" alt="transfer1" width="495" height="230" /></p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata Blog ini baru saja Dapat Duit atau Uang dari Bisnis Internet melalui salah satu PPC  Lokal yang saya ikuti sejak sekitar 1 bulan yang lalu yaitu bergabung di Kumpul Blogger, sebuah jasa pemasangan iklan Bisnis Internet. Langsung Rekening saya cek dan ternyata memang sudah ditransfer  uang sebesar Rp.12.575,- seperti ini :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-987" title="transfer3" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/09/transfer3.GIF" alt="transfer3" width="402" height="208" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pada Bisnis Internet PPC ini, kita akan dapat uang setiap ada Klik pada Iklan-iklan yang kita tampilkan pada Blog kita. Alhamdulillah&#8230;. Memang kecil sih nilainya&#8230;. tapi lumayanlah bisa buat tambahan memperpanjang sewa domain dan hosting tahun depan&#8230;. itung-itung sebagai Usaha Cari Uang di Internet&#8230; he..he..he&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tertarik untuk bergabung di Bisnis Internet Kumpul Blogger untuk bisa Dapat Duit atau Uang dari Internet&#8230;?? (Pendaftarannya Gratis)&#8230; <a href="http://kumpulblogger.com/signup.php?refid=91173"><strong>Silahkan Daftar Di Sini </strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Selain Kumpul Blogger, ada lagi Bisnis Internet yang saya ikuti antara lain  Earing by File Sharing di Ziddu.com, dimana kita akan mendapatkan Dollar setiap file kita didownload&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Anda juga ingin bergabung di Ziddu untuk  bisa Dapat Dollar dari Internet&#8230;?? (Pendaftarannya juga Gratis)&#8230; <a href="http://www.ziddu.com/register.php?referralid=(y]}XHzkX2g"><strong>Silahkan Daftar Di Sini</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kunci dari Bisnis Internet PPC dan Earing by File Sharing adalah mendatangkan Traffic atau Jumlah Pengunjung sebanyak-banyaknya&#8230;. karena semakin banyak pengunjung maka kemungkinan terjadi Klik Iklan semakin besar&#8230;. Nah itulah yang menjadi kendala para Blogger khususnya Pemula seperti saya ini&#8230;. yang tanpa promosi Blog sama sekali dan hanya mengandalkan <strong>&#8220;Kualitas&#8221; Content Blog</strong> dan <strong>TSJM&#8230;</strong> alias <strong>T</strong>eknik <strong>S</strong>EO <strong>J</strong>urus <strong>M</strong>abuk  dalam Usaha Cari Duit atau Uang di Internet&#8230;. he..he..he&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/cara-usaha-dapat-duit-uang-bisnis-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IDM Portable Free, Meningkatkan Kecepatan Download</title>
		<link>http://oprekzone.com/idm-portable-free-meningkatkan-kecepatan-download-internet/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/idm-portable-free-meningkatkan-kecepatan-download-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 23:56:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tip dan Trik Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mempercepat download internet]]></category>
		<category><![CDATA[software downloader]]></category>
		<category><![CDATA[Software IDM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=960</guid>
		<description><![CDATA[IDM Portable Free Download merupakan Software untuk Meningkatkan Kecepatan Download Internet versi Crack yang sudah di fixed pada pemakaian OS. Perbedaan antara IDM Portable dengan versi  resmi, alias legal, alias Trial 30 hari adalah terletak pada Instalasi, Pengoperasian, Settingan dan Masa Penggunaannya. Pada versi Trial, kita akan kesulitan saat IDM (Internet Download Manager) kita telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">IDM Portable Free Download merupakan Software untuk Meningkatkan Kecepatan Download Internet versi Crack yang sudah di fixed pada pemakaian OS. Perbedaan antara IDM Portable dengan versi  resmi, alias legal, alias Trial 30 hari adalah terletak pada Instalasi, Pengoperasian, Settingan dan Masa Penggunaannya. Pada versi Trial, kita akan kesulitan saat IDM (Internet Download Manager) kita telah memasuki 30 hari setelah kita install pada PC kita karena sejak saat itu kita tidak bisa menggunakannya lagi meskipun kita Remove dan kita Install ulang.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-960"></span>Kita baru bisa install ulang IDM lagi kalau Operating System pada komputer kita diinstall ulang alias kita Install Ulang Windows kita&#8230; welehh&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Nah&#8230; dengan IDM Portable Free Download ini kita tidak usah repot-repot Update IDM atau mengalami habis masa Trial 30 hari, karena akan terus dapat beroperasi tanpa ada masa Trialnya&#8230; Selain itu IDM Portable Free  Download untuk Meningkatkan Kecepatan Download Internet ini tidak perlu Instalasi karena merupakan Software Exe Aplication yang tinggal dicopy dan dijalankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah didownload silahkan di extract dan simpan pada Drive C  atau D. Kemudian Anda buka dan cari file <strong>IDMan</strong> seperti di bawah ini dan tinggal pasang Shortcut.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-961" title="idman" src="http://oprekzone.com/wp-content/uploads/2009/09/idman.GIF" alt="idman" width="221" height="54" /></p>
<p style="text-align: justify;">Software IDM Portable Free silahkan <a href="http://www.ziddu.com/download/6561992/portable_idm.rar.html"><strong>Download DI SINI</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kekurangan dari IDM Portable ini adalah, pertama tidak adanya (sulitnya mencari) versi terbaru (upgrade). Maklum karena ini semacam hasil karya dari Cracker atau Hacker&#8230; he..he..he.. (ma&#8217;af kalau salah). Kedua, Software untuk Meningkatkan Kecepatan Download Internet ini tidak ada fasilitas Setting Maksimal Speed Download sehingga apabila digunakan dalam Komputer Sharing dalam suatu Jaringan maka IDM Portable Free Download ini akan saling berebut siapa yang lebih dulu download dan seluruh Bandwidth akan tersedot tanpa adanya batasan alias RAKUS  Bandwidth&#8230; welehh&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian mudah-mudahan bermanfaat&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/idm-portable-free-meningkatkan-kecepatan-download-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Perawatan Printer atau Cara Merawat Printer</title>
		<link>http://oprekzone.com/tips-perawatan-cara-merawat-printer/</link>
		<comments>http://oprekzone.com/tips-perawatan-cara-merawat-printer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 23:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tip dan Trik Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[merawat printer]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan printer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oprekzone.com/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam tips perawatan printer atau cara merawat printer. Namun kalau hal itu kita lakukan dengan benar akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dan usia pakai printer kita.
Berikut ini saya sharing tips perawatan printer atau cara merawat printer sesuai pengalaman pribadi saya, khususnya Inkjet printer yaitu yang menggunakan Tinta Cair :


Gunakan printer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam tips perawatan printer atau cara merawat printer. Namun kalau hal itu kita lakukan dengan benar akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dan usia pakai printer kita.</p>
<p>Berikut ini saya sharing tips perawatan printer atau cara merawat printer sesuai pengalaman pribadi saya, khususnya Inkjet printer yaitu yang menggunakan Tinta Cair :</p>
<p><span id="more-949"></span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Gunakan printer secara berkala dan teratur. Jangan membiarkan printer &#8220;nganggur&#8221; dalam waktu yang cukup lama. Setiap hari atau dua hari sekali printer harus dipakai untuk mencetak paling tidak 2 &#8211; 3 lembar dan pastikan hasil cetakannya sempurna. Usahakan cetakan berimbang dalam hal warna&#8230; artinya jangan warna hitam saja tetapi  cetaklah tulisan/gambar yang mengandung unsur warna hitam, merah, kuning dan biru (warna-warni) sehingga diharapkan seluruh Head bekerja semua. Hal ini bertujuan menjaga agar tinta pada seluruh Print Head tidak mengering/menggumpal.</li>
<li style="text-align: justify;">Jangan biarkan Cartridge/Ink Tank kosong dalam waktu cukup lama. Segera isi Cartridge apabila tinta mulai kosong/habis.</li>
<li style="text-align: justify;">Dalam melakukan isi ulang/refile khususnya saat melepas cartridge, jangan sampai menyentuh pin CMOS (ditandai dengan gambar telapak tangan yang di silang). Pin tersebut sangat sensitif (bisa rusak) akibat listrik statis yang berasal dari tubuh kita.</li>
<li style="text-align: justify;">Gunakan merk tinta yang sama saat isi ulang/refile. Kalaupun berbeda pastikan tinta pada cardtridge telah benar-benar kosong/habis. Hal ini untuk menghindari adanya reaksi penggumpalan tinta akibat merk  tinta berbeda yang dapat menyumbat lubang tinta pada Head. Ini yang biasanya sering dilupakan dalam tips perawatan printer.</li>
<li style="text-align: justify;">Saat mencetak  gunakan kertas yang bersih dan masih &#8220;layak&#8221; artinya tidak lusuh atau &#8220;lungset&#8221; karena kertas yang lusuh dapat menyebabkan macet/berhenti mencetak atau &#8220;mbulet&#8221; akibat kertas yang <strong>slip</strong> pada rol printer. Selain itu kertas yang berdebu dapat menyebabkan debu nempel ke  Head.</li>
<li style="text-align: justify;">Bersihkan printer yang kotor menggunakan kuas atau lap dengan kain. Khusus bagian dalam gunakan kuas kecil untuk dapat mencapai sela-sela yang sulit. Saat melakukan pembersihan pastikan printer dalam keadaan OFF atau Mati total (kabel listrik tercabut).</li>
<li style="text-align: justify;">Matikan printer sesuai prosedur, yaitu dengan menekan dulu tombol &#8220;Off&#8221; kemudian mencabut kabel yang terhubung ke listrik. Jangan langsung mencabut kabel listrik-nya&#8230; karena pada saat itu System Bios printer masih bekerja/aktif. Ini juga sering dilupakan dalam cara merawat printer. Kalau hal itu sering dilakukan akan menyebabkan System Bios error (printer error/rusak pada system) dan harus dilakukan Erase dan Flash ulang BIOS EEPROM. Dalam kondisi extrime hal tersebut dapat merusak BIOS secara Hardware (IC BIOS/EEPROM rusak) dan itu termasuk sangat parah&#8230;. Selain itu mematikan printer dengan mencabut langsung kabel listriknya menyebabkan Capping Head printer saat itu mungkin belum pada posisi park yang benar sehingga dapat menyebabkan tinta mengendap dan mengering pada Head.</li>
<li style="text-align: justify;">Gunakan penutup printer supaya terlindung dari debu. Anda dapat menutupnya rapat dengan kain sehingga masih ada pertukaran udara. Jangan menggunakan penutup (menutup rapat) dengan plastik karena udara lembab dapat mempercepat kerusakan printer.</li>
<li style="text-align: justify;">Kalau printer Anda sering digunakan (biasanya untuk kantor) jangan sering-sering mematikan printer pada setiap habis ngeprint&#8230; biarkan printer tetap menyala. Hal ini untuk meminimalisir Over Hit Counter pada Limit Counter BIOS. Semua printer memiliki batasan jumlah mencetak (rata-rata 2000 kali). Setiap kita menyalakan printer maka Counter akan bertambah (dianggap 1 kali mencetak). Bayangkan kalau selama jam kerja (misal 8 jam) kita mematikan dan menyalakan printer sampai 10 kali atau 20 kali&#8230;.?!! maka hal tersebut akan mempercepat kita melakukan RESET Counter pada BIOS printer kita.</li>
<li style="text-align: justify;">Jangan terlalu sering mencetak gambar / tulisan yang dipertebal atau Fill dengan kepadatan yang tinggi karena akan memperberat kerja Head yang otomatis akan memperpendek usia Head.</li>
<li style="text-align: justify;">Khusus printer yang pakai Infus,&#8230; Letakkan Tangki Tinta Infus sejajar (agak rendah sedikit) dengan Catridge. Hal ini untuk menjaga agar tinta tidak mengalir secara langsung ke Catridge pada saat printer tidak digunakan.</li>
<li style="text-align: justify;">Bersihkan/cuci Busa/Spon Penghisap tinta yang ada dibagian Dalam printer paling tidak 1 tahun sekali atau kalau dirasa daya hisapnya mulai melemah. Biasanya ditandai dengan tidak berjalannya Proses Cleaning Head atau ada luberan tinta dibagian dalam printer. Kalau hal tersebut dibiarkan bisa berbahaya bagi rangkaian elektronik/mekanik printer. Pada beberapa kasus dipakai trik yaitu dengan mengeluarkan slang yang masuk  penghisap dan ditampung pada wadah tersendiri. Khusus yang no.12 ini kalau Anda belum berpengalaman bisa minta bantuan Teknisi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Tips Perawatan Printer atau Cara Merawat Printer diatas kalau kita laksanakan dengan benar dapat mengoptimalkan kinerja printer dan memperpanjang usia pakai printer kita.</p>
<p>Demikian mudah-mudahan artikel ini bermanfaat&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oprekzone.com/tips-perawatan-cara-merawat-printer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
