Blok Diagram Pemancar Televisi bagian 2. Artikel ini merupakan lanjutan pembahasan dari artikel sebelumnya tentang Blok Diagram Pemancar TV. Seperti yang telah saya sampaikan pada artikel sebelumnya bahwa pada pemancar TV terdapat penggabungan dua sistem modulasi yaitu AM untuk pemancaran video dan sistem FM untuk pemancaran audionya.

Langsung saja saya coba lanjutkan membahas Blok Diagram Pemancar TV yang sebelumnya sudah pada tahap nomor 5, Mixer 1 dan VSB filter :

6. Local Oscillator dan Mixer 2 (Multiplier)

Pada Pemancar Televisi, osilator lokal digunakan untuk membangkitkan frekuensi sinyal pembawa utama yang akan digunakan untuk membawa sinyal IF gambar maupun sinyal IF suara keluaran dari VSB Filter. Untuk menjamin kestabilan frekuensi, biasanya pada tahap ini dipakai osilator kristal sebagai pembangkit frekuensinya atau sebuah osilator terkendali PLL. Keluaran dari osilator lokal selanjutnya dicampur dengan sinyal IF (Gambar dan Suara) keluaran VSB Filter pada Mixer 2 yang pada umumnya berfungsi juga sebagai pelipat ganda frekuensi (multiplier). Teknik multiplier digunakan karena sangat sulit membangun osilator lokal yang bekerja pada frekuensi VHF-High atau UHF berbasis kristal maupun Direct-PLL. Keluaran dari blok ini merupakan sinyal dengan frekuensi yang masih lengkap Sisi Atas (Upper Side Band) dan Sisi Bawah (Lower Side Band) beserta frekuensi pembawa (dari local oscillator).

7. RF Amplifier

RF amplifier bekerja menguatkan sinyal yang masih sangat lemah dari Mixer 2 yang juga bertindak sebagai Multiplier. Tujuan dari penguatan RF ini adalah untuk mendapatkan level sinyal RF yang sesuai sehingga dapat atau layak dilakukan pem-Filter-an oleh Channel Filter.

8. Channel Filter

Sinyal keluaran dari RF Amplifier masih memiliki komposisi yang sama dengan sinyal yang keluar dari Mixer 2 (Multiplier) hanya levelnya saja yang lebih besar. Sinyal ini terdiri dari frekuensi jumlah, frekuensi fundamental, dan frekuensi selisih. Channel Filter akan meloloskan hanya frekuensi selisih (Lower Side Band) saja dan meredam frekuensi fundamental (osilator lokal) serta frekuensi jumlah nya (Upper Side Band). Di bawah ini menggambarkan spektrum frekuensi keluaran dari Mixer 2 (multiplier), Respon Channel Filter, dan Keluaran dari Channel Filter :

Spektrum IF, Spektrum RF LSB – USB, Spektrum RF Out


(a) Spektrum Frekuensi Pemancar TV Sistem PAL

(b) Frekuensi Respon Channel Filter

9. RF Power Amplifier

RF Power Amplifier berfungsi menguatkan daya pancar sinyal pemancar TV. Spektrum sinyal yang dikuatkan seperti pada gambar a di atas. Spektrum tersebut berlaku untuk sistem PAL. Sesuai dengan blok diagram pemancar yang coba saya bahas kali ini, penguat daya RF yang digunakan adalah menggunakan sistem Common Amplifier. Common Amplifier dapat diartikan satu Penguat Daya digunakan untuk menguatkan 2 sinyal sekaligus yaitu sinyal pembawa gambar (AM) dan sinyal pembawa suara (FM). Cara ini sekarang lebih banyak diterapkan seiring dengan semakin majunya teknologi pembuatan komponen penguat daya RF.