Bandwidth Limit Exceeded

The server is temporarily unable to service your request due to the site owner reaching his/her bandwidth limit. Please try again later.

Batas  Akses  Bandwidth Terlampaui

Server untuk sementara tidak dapat melayani permintaan Anda karena situs ini telah mencapai/melampaui Bandwidth Transfernya. Tolong mencoba lagi kemudian.

Kira-kira begitulah arti dari kalimat bahasa planet di atas… he..he..he…

Saya sempat terkenyut ketika membuka halaman  Web  oprekzone.com karena yang muncul ternyata kalimat seperti itu. Saat itu pas tanggal 30 Oktober 2009 kira-kira pukul 09.00 pagi. Padahal lebih pagi sebelumnya sekitar jam 06.30 saya sempat cek dan masih bisa dibuka. Rupanya harus Upgrade Bandwidth Transfer Hosting ke 10-GB.

Selama ini saya menyewa Space Hosting Luar Negeri dengan kapasitas 100-MB dan Bandwidth Hosting atau sebutan yang sebenarnya adalah Data Transfer Hosting 5-GB perbulannya ternyata akhirnya Bobol juga. Memang dalam dua bulan terakhir ini Transfer data yang terjadi pada  oprekzone.com mencapai hampir 5-GB padahal jumlah pengunjung (incoming) belum tembus angka 400 dengan pageview masih sekitar 550 halaman perharinya.

Tetapi diluar Topik tersebut saya akan mencoba mengulas apa dan bagaimana yang dimaksud dengan Bandwidth Internet dan Data Transfer Hosting,  mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Bandwidth Internet

Bandwidth, kalau diartikan kira-kira adalah Lebar Bidang atau Lebar Pita. Bandwidth suatu koneksi internet berhubungan dengan kapasitas/volume data yang dapat ditransfer dalam satuan waktu tertentu. Biasanya dalam setiap detik. Semakin besar Bandwidth suatu koneksi Internet maka akan semakin besar kapasitas/volume data yang bisa di transfer setiap detiknya. Kapasitas/volume data ini dinyatakan dalam bit (satuan data biner) atau Bytes (kumpulan bit atau satuan data biner yang mewakili satu karakter). Dalam komunikasi digital termasuk internet, 1 Byte data terdiri dari 8 bit. Dalam sistem koneksi internet, Bandwidth sering disebut atau lebih dikenal dengan istilah Kecepatan Koneksi Internet.

Sehingga Bandwidth dapat diibaratkan diameter selang air. Semakin besar diameter selang air tersebut maka akan semakin besar kapasitas/volume air yang bisa dialirkan dalam setiap detiknya.

Sebagai contoh, sebuah koneksi memiliki Bandwidth Internet 512-kbps (kilo bit per second). Artinya adalah dalam satu detik  Sistem Koneksi Internet tersebut mampu mentransfer data maksimal sampai 512-kb (kilo bits) atau 64-kB (kilo Bytes). Dalam dunia internet, Bandwidth merupakan suatu yang sangat penting dan hal pokok bagi kenyamanan pengguna internet. Hal tersebut karena besar kecilnya Bandwidth langsung berkaitan dengan Kecepatan Browsing, Kecepatan Membuka Halaman Web, Kecepatan Download atau Kecepatan Upload File.

Contoh Pertama : Untuk membuka sebuah halaman Web yang berkapasitas 120-kB, sebuah koneksi internet dengan Bandwidth  Internet 512-kbps atau 64-kBps membutuhkan waktu sekitar 120/64 = 1,875 detik. Namun dengan Bandwidth koneksi internet 128-kbps atau 16-kBps maka perlu waktu sekitar 120/16 = 7,5 detik… Sebuah perbedaan waktu yang  signifikan hanya untuk men-download atau membuka satu halaman Web.

Contoh Kedua : Untuk Download sebuah file dengan kapasitas 30-MB, atau 30.000-kB sebuah koneksi Internet dengan Bandwidth 1-Mbps atau 128-kBps membutuhkan waktu sekitar 30.000/128 = 234,375 detik atau sekitar 3,9 menit. Namun dengan Bandwidth koneksi Internet yang cuma 64-kbps atau 8-kBps akan membutuhkan waktu sekitar 30.000/8 = 3.750 detik atau sekitar 62,5 menit atau lebih dari 1 jam. Sebuah perbedaan waktu yang sangat jauh.

Setiap perusahaan penyedia jasa layanan koneksi internet biasanya memasang harga yang berbeda-beda sesuai Bandwidth Internet yang ditawarkan. Semakin besar Bandwidth-nya maka harganya juga semakin mahal.

Berikut ini Software praktis yang dapat digunakan untuk mengetahui Bandwidth/Kecepatan Koneksi Internet Anda. Dengan software ini Anda dapat memilih dengan Server mana Anda akan melakukan Test Koneksi dengan sangat Akurat

Software Speedtest Internet

Space Hosting dan Data Transfer Hosting

Setiap perusahaan penyedia layanan persewaan Hosting biasanya memasang spesifikasi Hosting yang ditawarkan. Yang paling umum dan menjadi kriteria utama selain fitur-fitur layanan biasanya adalah Kapasitas Hosting atau Space Hosting. Setiap kita menyewa suatu Hosting berarti saat itu kita sedang menyewa ruang/space Harddisk pada Server perusahaan tersebut dengan kapasitas yang kita pilih. Kapasitas Hosting merupakan volume data maksimal yang dapat kita simpan pada suatu Hosting. Semakin besar kapasitas yang kita sewa maka harga sewanya semakin mahal.

Selain Kapasitas atau Space Hosting ada yang dinamakan Data Transfer Hosting. Data Transfer Hosting merupakan kapasitas lalu-lintas data yang disediakan oleh perusahaan Hosting kepada pihak penyewa Hosting. Lalu-lintas data tersebut dapat berupa download maupun upload data pada Hosting tersebut. Jadi setiap ada pengunjung yang membuka suatu halaman Web maka saat itu juga akan memakai memori harddisk pada Server Hosting sebesar kapasitas halaman yang dibuka.

Jadi apabila suatu halaman Web banyak dibuka oleh pengunjung maka semakin besar pula data transfer hosting-nya atau semakin besar pula memakai memori harddisk pada Server Hosting yang bersangkutan. Untuk itu sebuah Hosting dengan kapasitas tertentu akan memiliki harga sewa lebih mahal untuk Data Transfer Hosting yang lebih besar.

Lamanya sewa Hosting biasanya dalam Bulan atau Tahun,  mulai satu bulan sampai beberapa tahun. Pembayarannya-pun berbeda-beda. Ada yang setiap bulan dan ada pula yang per-tahun atau beberapa tahun sekaligus. Pembayaran setiap bulan kebanyakan diterapkan oleh Perusahaan Hosting Terkemuka dan yang menyewakan Hosting dalam Space Besar dan Data Transfer Hosting yang sangat besar yang kebanyakan didominasi oleh Perusahaan Hosting Luar Negeri. Meskipun ada juga beberapa Perusahaan Hosting Dalam Negeri yang menerapkan sistem Pembayaran tersebut.

Besarnya Data Transfer Hosting dinyatakan dalam Bytes perbulan dan akan dilakukan RESET setiap akhir bulannya. Biasanya dimulai dari MB, GB, beberapa puluh GB bahkan ratusan GB. Kapasitas Data Transfer suatu Hosting sangat menentukan kemampuan Seberapa Banyak Suatu Web dapat dikunjungi atau dibuka halamannya dalam setiap Bulan.

Sebagai contoh, Sebuah Web yang memiliki kapasitas rata-rata 100-kBytes perhalaman memiliki Data Transfer Hosting sebesar 2-GB. Apabila diasumsikan setiap pengunjung hanya membuka satu halaman Web saja, maka jumlah pengunjung maksimal dalam satu bulan adalah : 2-GB/100-kB = 20.000 pengunjung.

Kenyataannya setiap pengunjung tidak hanya membuka satu halaman Web saja, melainkan lebih banyak halaman, biasanya satu pengunjung rata-rata membuka 2 – 3 halaman dan ini menyebabkan pemakaian Data Transfer suatu Hosting membengkak. Sehingga sebuah Hosting dengan Data Transfer 2-GB perbulan bisa saja terlampaui  (limited exceeded) dengan hanya 5000  atau 7000 pengunjung perbulan.

Adakalanya perusahaan Hosting menawarkan Unlimited Space dan Unlimited Data Transfer Hosting. Sebenarnya hal tersebut tidak 100% unlimited. Meskipun pada awal sewanya Unlimited, biasanya pihak perusahaan Hosting tetap akan memberlakukan Limited Space dan Limited Data Transfer Hosting apabila Space dan Data Transfer pada Hosting Web yang bersangkutan melebihi kalkulasi biaya dari Space dan Data Transfer Hostingnya atau membebani kinerja (terjadi Over Load) pada Server.

Karena untuk Hosting dengan Unlimited Space dan Data Transfer biasanya harga sewanya sudah cukup tinggi sehingga perusahaan Hosting sudah terlebih dahulu mengkalkulasi dengan Maksimal Space dan Maksimal Data Transfernya. Demikian mudah-mudahan bermanfaat.